Rabu, 05 Desember 2012

Cara Kerja Mata



Cahaya masuk ke mata dan di terima oleh kornea (‘jendela’ mata kita). Cahaya melewati pupil (‘tirai’) menuju lensa (‘proyektor’), yang memfokuskan cahaya ke retina(‘layar’). Akhirnya, bayangan diubah menjadi impuls-impuls listrik yang dikirim ke otak untuk diinterpretasi-semuanya dalam hitungan milidetik.

Bagian-bagian Mata:

Kornea adalah jendela bening yang terletak pada bagian depan mata. Kornea yang tipis ini terdiri dari lima lapisan dengan struktur yang berbeda untuk memberikan perlindungan terhadap infeksi dan menyembuhkan luka pada permukaan kornea dengan cepat. Fungsi kornea yang paling penting adalah membiaskan cahaya yang masuk ke mata.

Pupil adalah bagian tengah mata yang berwarna hitam. Pupil merupakan ruang fleksibel yang dapat berubah ukuran untuk mengontrol banyaknya cahaya yang masuk melaluinya.

Lensa Mata, terletak tepat di belakang pupil, membantu kita memfokuskan objek-objek jauh maupun dekat, dengan cara mengubah bentuk. Dengan bertambahnya usia, kemampuan berubah bentuk ini akan berkurang.

Iris memiliki otot-otot halus untuk mengontrol pupil. Iris juga berfungsi untuk memberi warna pada mata. Kadang-kadang berwarna coklat, biru, hijau, atau abu-abu.

 Lapisan mata yang paling luar, merupakan jaringan pelindung berwarna putih yang dikenal sebagai sclera.

Vitreous yang bening dan berupa jeli mengisi bagian dalam mata dan mempertahankan bentuk bola mata.

 Lapisan mata yang paling dalam dikenal sebagai retina. Semua cahaya yang masuk ke mata jatuh di sini dan diubah menjadi impuls-impuls listrik, yang kemudian dikirim ke otak untuk diinterpretasikan sebagai bayangan.

Koroid adalah jaringan pembuluh darah yang sangat kompleks di lapisan mata bagian tengah. Koroid memberikan nutrisi dan oksigen yang dibutuhkan oleh komponen-komponen bagian dalam mata.

Makula adalah titik focus kecil di bagian tengah retina. Makula memungkinkan kita mengenali warna dan penglihatan deil (misalnya ketika membaca)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar